Sosial Masyarakat | Alat Penangkap Ikan Ramah Lingkungan

Selamat Siang Bapak, Ibu, dan teman-teman

Berdasarkan data BPS Kecamatan Sungai Beremas Tahun 2019, Jorong Kampung Padang Utara merupakan salah satu jorong yang memiliki pantai dengan luas 3,6 km2 sehingga mayoritas profesi penduduknya ialah nelayan. Maka, perlu untuk diketahui kebijakan atau pengaturan terkait Alat Penangkap Ikan (API) dan Alat Bantu Penangkap Ikan (ABPI) guna mewujudkan pemanfaatan sumber daya ikan yang bertanggung jawab, optimal dan berkelanjutan serta mengurangi timbulnya permasalahan dalam  pemanfaatan sumber daya ikan berdasarkan prinsip pengelolaan sumber daya ikan.

Alat Penangkap Ikan (API) dan Alat Bantu Penangkap Ikan (ABPI) yang diperbolehkan untuk digunakan merujuk pada Peraturan Menteri Nomor 71 Tahun 2016 tentang Jalur Penangkapan Ikan dan Penempatan Alat Penangkap Ikan di Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia:

1.      Jaring lingkar (surrounding nets)

a.    Jaring lingkar bertali kerut (with purse lines/purse seine)

-          pukat cincin dengan satu kapal (one boat operated purse seines);

·         pukat cincin pelagis kecil dengan satu kapal; dan

·         pukat cincin pelagis besar dengan satu kapal.

-          pukat cincin dengan dua kapal (two boats operated purse seines).

·         pukat cincin grup pelagis kecil; dan

·         pukat cincin grup pelagis besar

b.   Jaring lingkar tanpa tali kerut (without purse lines/lampara).

2.      Pukat tarik (seine nets)

a.       Pukat tarik pantai (beach seines)

-          pukat tarik pantai (beach seines); dan

-          pukat tarik berkapal (boat or vessel seines).

b.      Pukat tarik berkapal (boat or vessel seines) : payang.

3.      Pukat hela (trawls) : Pukat dorong.

4.      Penggaruk (dredges)

a.       Penggaruk berkapal (boat dredges); dan

b.      Penggaruk tanpa kapal (hand dredges).

5.      Jaring angkat (lift nets)

a.       Anco (portable lift nets);

b.      Jaring angkat berperahu (boat-operated lift nets); dan

c.       Bagan tancap (shore-operated stationary lift nets).

6.      Alat yang dijatuhkan (falling gears)

a.       Jala jatuh berkapal (cast nets); dan

b.      Jala tebar (falling gear not specified).

7.      Jaring insang (gillnets and entangling nets)

a.       Jaring insang tetap (set gillnets (anchored));

b.      Jaring insang hanyut (driftnets);

c.       Jaring insang lingkar (encircling gillnets);

d.      Jaring insang berpancang (fixed gillnets (on stakes));

e.       Jaring insang berlapis (trammel nets) berupa jaring klitik; dan

f.        Ombined gillnets-trammel net.

8.      Perangkap (traps)

a.    Stationary uncovered pound nets, berupa set net;

b.   Bubu (pots);

c.    Bubu bersayap (fyke nets);

d.   Stow nets;

e.    Barriers, fences, weirs, berupa sero;

f.     Seser.

9.      Pancing (hooks and lines)

a.    Handlines and pole-lines/hand operated;

b.   Handlines and pole-lines/mechanized;

c.    Rawai dasar (set longlines);

d.   Rawai hanyut (drifting longlines);

e.    Tonda (trolling lines); dan

f.     Pancing layang-layang.

10.  Alat penjepit dan melukai (grappling and wounding)

a.    Tombak (harpoons);

b.   Ladung; dan

c.    Panah.

Sedangkan Alat Bantu Penangkap Ikan terdiri dari:

1.      Rumpon

Rumpon adalah alat bantu untuk mengumpulkan ikan dengan menggunakan berbagai bentuk dan jenis pemikat/atraktor dari benda padat yang berfungsi untuk memikat ikan agar berkumpul.

2.      Lampu

Lampu merupakan alat bantu untuk mengumpulkan ikan dengan menggunakan pemikat/atraktor berupa lampu atau cahaya yang berfungsi untuk memikat ikan agar berkumpul.

Alat Penangkap Ikan yang mengganggu dan merusak keberlanjutan sumber daya ikan dilarang untuk digunakan. Di bawah ini merupakan kriteria yang mengganggu dan merusak:

1.      Mengancam kepunahan biota;

2.      Mengakibatkan kehancuran habitat; dan

3.      Membahayakan keselamatan pengguna.

Berikut merupakan Alat Penangkap Ikan yang dilarang:

1.  Pukat tarik (seine nets), yang meliputi dogol (Danish seines), scottish seines, pair seines, cantrang, dan lampara dasar;

2.   Pukat hela (trawls), yang meliputi pukat hela dasar (bottom trawls), pukat hela dasar berpalang (beam trawls), pukat hela dasar berpapan (otter trawls), pukat hela dasar dua kapal (pair trawls), nephrops trawl, pukat hela dasar udang (shrimp trawls), pukat udang, pukat hela pertengahan (midwater trawls), pukat hela pertengahan berpapan (otter trawls), pukat ikan, pukat hela pertengahan dua kapal (pair trawls), pukat hela pertengahan udang (shrimp trawls), dan pukat hela kembar berpapan (otter twin trawls); dan

3.   Perangkap, yang meliputi Perangkap ikan peloncat (Aerial traps) dan Muro ami.

 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sains Teknologi | Infografis Proses Mitigasi Bencana Alam: Tsunami

Sosial Masyarakat I Tata Cara Pendaftaran Usaha Pariwisata yang Baik dan Benar

Sosial Masyarakat | Ayo Berusaha